SCORE.CO.ID – RB Leipzig merupakan klub yang relatif muda, yakni berdiri pada 2009. Kontribusi dan loyalitas 3 kiper legenda Leipzig membawa pengaruh besar terhadap tim. Leipzig juga dikenal sebagai klub dengan segudang talenta dan menjadi rujukan klub-klub lain untuk merekrut pemain potensial.
3 Kiper Legenda Leipzig
RB Leipzig dikenal sebagai klub modern yang berkembang pesat di sepakbola Jerman dan Eropa. Di balik filosofi menyerang dan regenerasi pemain muda, ada satu elemen penting yang kerap luput dari sorotan yakni peran penjaga gawang.
Sejak promosi ke Bundesliga hingga tampil reguler di Liga Champions, Leipzig memiliki deretan kiper yang bukan hanya tangguh di bawah mistar, tetapi juga menjadi simbol stabilitas dan kepemimpinan.
Tiga nama berikut layak dikenang sebagai 3 kiper legenda Leipzig berkat kontribusi dan prestasi mereka.
1.Peter Gulacsi
Nama pertama yang tak tergantikan adalah Peter Gulacsi. Kiper asal Hungaria ini menjadi ikon Leipzig di era keemasan klub.
Bergabung pada 2015, Gulacsi berperan besar dalam promosi Leipzig ke Bundesliga dan konsistensi mereka di papan atas.
Refleks cepat, ketenangan saat duel satu lawan satu, serta kemampuan membaca arah bola membuatnya menjadi salah satu kiper terbaik Bundesliga.
Prestasi puncaknya adalah membawa Leipzig finis sebagai runner-up Bundesliga 2016/2017, lolos ke Liga Champions, serta meraih DFB-Pokal 2021/2022, trofi mayor pertama klub.
Gulacsi juga beberapa kali mencatat clean sheet terbanyak dalam satu musim liga, mempertegas statusnya sebagai penjaga gawang elite.
2. Fabio Coltorti

Legenda berikutnya adalah Fabio Coltorti, sosok penting di fase awal perjalanan Leipzig. Kiper asal Swiss ini membela klub sejak 2012 hingga 2018 dan menjadi figur sentral saat Leipzig masih berjuang di divisi bawah.
Coltorti dikenal sebagai pemimpin di ruang ganti, kiper berpengalaman yang memberi rasa aman bagi lini belakang. Ia berkontribusi dalam dua promosi penting, termasuk perjalanan menuju Bundesliga.
Meski tak selalu menjadi starter di era Bundesliga, jasanya dalam membangun fondasi mental tim sangat besar. Tanpa stabilitas yang ia mampu menghadirkan di masa transisi, Leipzig mungkin tak berkembang secepat itu.
3. Janis Blaswich
Nama ketiga adalah Janis Blaswich, kiper yang membuktikan bahwa kesabaran dan kerja keras bisa mengantar pemain ke level tertinggi. Bergabung pada 2022, Blaswich awalnya diragukan karena bukan nama besar.
Namun, ia tampil konsisten dan menjadi pilihan utama saat Gulácsi mengalami cedera panjang. Blaswich berperan penting dalam kesuksesan Leipzig mempertahankan DFB-Pokal 2022/2023, termasuk penampilan solid di laga-laga krusial.
Keunggulannya terletak pada distribusi bola, keberanian keluar dari sarang, serta mentalitas kuat di pertandingan besar. Ia menjadi simbol kedalaman skuad Leipzig yang berkualitas.
Ketiga kiper ini mewakili fase berbeda dalam sejarah RB Leipzig pembangunan, konsolidasi, dan kejayaan. Coltorti adalah pondasi, Gulacsi adalah pilar utama, dan Blaswich adalah bukti keberlanjutan kualitas.
Mereka bukan sekadar penjaga gawang, melainkan bagian dari identitas klub. Di tengah perubahan skuad dan ambisi besar Leipzig di kancah Eropa, kisah tiga kiper legenda ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak hanya dibangun oleh gol dan penyerang tajam.
Di bawah mistar, ada sosok-sosok yang berdiri tenang, menepis tekanan, dan menjaga mimpi klub tetap hidup. RB Leipzig mungkin terus berubah, tetapi warisan para penjaga gawang legendaris ini akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah mereka.
