Pep Guardiola Akui Kekalahan Man City: Energi Klub Setan Merah Terlalu Kuat

Pep Guardiola Akui Kekalahan Man City: Energi Klub Setan Merah Terlalu Kuat
Pep Guardiola Akui Kekalahan Man City Energi Klub Setan Merah Terlalu Kuat

SCORE.CO.ID – Gawang Manchester City yang dikawal Gianluigi Donnarummma dijebol dua kali, yakni oleh Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu. Pep Guardiola akui kekalahan Man City karena performa timnya yang berada di bawah Manchester United sepanjang laga.

Pep Guardiola Akui Kekalahan Timnya

Manchester United mengawali era baru di bawah kepemimpinan Michael Carrick dengan hasil yang sangat impresif. Pep Guardiola akui kekalahan timnya. 

Pada laga Derby Manchester pekan ke-22 Premier League yang digelar di Old Trafford, Setan Merah sukses menaklukkan Manchester City dengan skor meyakinkan 2-0. 

Kemenangan ini bukan sekadar soal hasil akhir, melainkan juga tentang dominasi permainan yang ditunjukkan tuan rumah sepanjang laga.

Sejak menit awal, Manchester United tampil dengan intensitas tinggi. Mereka menekan agresif, mengontrol tempo, dan tidak memberi City ruang untuk mengembangkan permainan khas mereka. 

Energi yang ditunjukkan para pemain United membuat sang juara bertahan terlihat kesulitan dan kehilangan ritme.

Manchester City, yang biasanya tampil dominan lewat penguasaan bola, justru tampil di bawah standar. Tim asuhan Pep Guardiola jarang menciptakan peluang berbahaya dan kerap gagal keluar dari tekanan. 

Situasi ini membuat City tampak frustasi dan tidak mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Usai pertandingan, Pep Guardiola memberikan pengakuan jujur atas kekalahan timnya. 

Pelatih asal Spanyol itu menilai Manchester United memang pantas meraih kemenangan karena memiliki energi dan intensitas yang jauh lebih tinggi.

Guardiola menyebut tim yang bermain lebih baiklah yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Menurutnya, United menunjukkan kekuatan fisik dan mental yang tidak mampu diimbangi City sepanjang pertandingan. 

Baca Juga  Liverpool Alami Penurunan Performa, Legenda MU Turut Bersuara

Ia juga menyoroti awal laga yang sangat kuat dari tim tuan rumah, yang langsung mengambil inisiatif dan membuat City tertekan sejak menit-menit pertama.

Keputusan Wasit yang Merugikan Man City

Jeremy Doku Pemain Man City
Jeremy Doku Pemain Man City

Selain memuji performa United, Guardiola turut mengungkapkan kekecewaannya terhadap satu keputusan wasit. 

Ia menilai bek Manchester United, Diogo Dalot, seharusnya mendapatkan kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Jeremy Doku. 

Namun, wasit hanya mengeluarkan kartu kuning, sementara VAR menilai pelanggaran tersebut tidak memenuhi unsur pelanggaran berat.

Meski demikian, Guardiola menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai alasan utama kekalahan. 

Ia menilai akan tidak adil jika hasil pertandingan disederhanakan hanya pada satu momen kontroversial. Menurutnya, performa City secara keseluruhan memang tidak cukup baik untuk memenangkan laga besar seperti Derby Manchester.

Penyebab Kekalahan Manchester City

Guardiola mengakui bahwa timnya kalah dalam banyak aspek penting, terutama dalam hal duel, kecepatan transisi, dan tekanan tanpa bola. Hal-hal tersebut menjadi pembeda utama dalam pertandingan yang sarat gengsi tersebut.

Bagi Manchester United, kemenangan ini menjadi sinyal positif di awal masa kepemimpinan Michael Carrick. Selain hasil akhir yang meyakinkan, performa solid melawan rival sekota memberikan suntikan kepercayaan diri besar bagi para pemain dan pendukung. 

United terlihat kembali pada identitas permainan yang mengandalkan energi, determinasi, dan kolektivitas tim. Sementara itu, jika tak ingin mengalami kemunduran, Manchester City harus segera berbenah. 

Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa standar performa mereka tidak boleh turun, terutama dalam laga-laga besar. Guardiola menegaskan timnya harus belajar dari hasil ini dan kembali menemukan konsistensi jika ingin terus bersaing di papan atas Premier League.

Derby Manchester kali ini pun menjadi panggung pernyataan: United bangkit dengan semangat baru, sementara City harus menerima kenyataan pahit kalah energi di Old Trafford.

Baca Juga  Penghargaan “Hall of Fame” untuk Manajer Legendaris