Selebrasi Matheus Cunha Terancam Sanksi Usai Kalahkan Arsenal

Selebrasi Matheus Cunha Terancam Sanksi Usai Kalahkan Arsenal
Selebrasi Matheus Cunha Terancam Sanksi Usai Kalahkan Arsenal

SCORE.CO.ID – Pasca kemenangan dramatis Manchester United atas Arsenal justru meninggalkan potensi masalah besar lantaran selebrasi Matheus Cunha. Penyerang asal Brasil itu mencetak gol penentu kemenangan Setan Merah pada menit-menit akhir laga Premier League, namun selebrasi emosionalnya berisiko berbuntut sanksi disipliner.

Selebrasi Matheus Cunha Berujung Sanksi

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Manchester United sukses menaklukkan Arsenal dengan skor 3-2. Gol Cunha pada menit ke-87 memastikan tiga poin penting sekaligus membawa United menembus posisi empat besar klasemen. 

Namun, momen manis itu sedikit tercoreng ketika selebrasi Matheus Cunha yang meluapkan emosinya secara berlebihan ke arah kamera televisi usai mencetak gol.

Saat berlari merayakan golnya, pemain berusia 26 tahun tersebut terdengar meneriakkan kalimat yang mengandung kata-kata tidak pantas ke arah kamera siaran langsung. 

Meski tidak sepenuhnya jelas apa yang diucapkannya, sejumlah laporan menyebutkan adanya unsur bahasa kasar. 

Situasi itu langsung disadari oleh pihak penyiar dengan komentator Sky Sports, Peter Drury, menyampaikan permintaan maaf kepada pemirsa karena ucapan yang terdengar dalam siaran.

Insiden tersebut berpotensi menyeret Cunha ke masalah yang lebih serius. Berdasarkan regulasi Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), penggunaan bahasa atau gestur yang bersifat ofensif, menghina, atau kasar dapat menjadi dasar hukuman disipliner, termasuk larangan bermain. 

Aturan IFAB Sebagai Dasar Penjatuhan Sanksi

Matheus Cunha Pemain MU
Matheus Cunha Pemain MU

Aturan permainan IFAB juga memberi kewenangan kepada FA untuk menjatuhkan sanksi secara retroaktif jika tindakan indisipliner terekam kamera dan disiarkan ke publik luas.

FA disebut memandang tindakan mengumpat langsung ke lensa kamera sebagai pelanggaran yang jelas dan disengaja, serta berpotensi mencoreng citra sepak bola profesional. 

Baca Juga  4 Liga Teratas Tahun 2025 di Dunia yang Selalu Dinantikan

Artinya, meski wasit di lapangan tidak memberikan hukuman saat kejadian, Cunha tetap bisa dikenai sanksi susulan.

Terlepas dari ancaman tersebut, Cunha sementara ini masih bisa menikmati kontribusinya yang krusial bagi Manchester United. 

Ia sebelumnya juga mencatatkan assist dalam kemenangan 2-0 atas Manchester City pada laga derby, membantu manajer sementara Michael Carrick mencatatkan awal yang impresif setelah menggantikan Ruben Amorim.

Cunha mengaku gol ke gawang Arsenal menjadi salah satu momen terbaiknya bersama United. Sejauh ini, mantan penyerang Atletico Madrid itu telah mencatatkan tujuh kontribusi gol dari 20 penampilan Liga Primer.

Carrick pun memberikan pujian, menilai Cunha sebagai super-sub yang selalu mampu memberi dampak besar meski tidak selalu tampil sebagai starter.