SCORE.CO.ID – Liverpool menutup perjalanan mereka ke Prancis dengan hasil yang sangat meyakinkan, meski diwarnai adu mulut Arne Slot vs Jamie Carragher. Bertandang ke markas Marseille dalam lanjutan Liga Champions, The Reds tampil efektif dan sukses membawa pulang kemenangan telak 3-0.
Hasil ini membuat langkah Liverpool menuju fase gugur kompetisi elite Eropa semakin terbuka.
Jalannya Laga Liverpool vs Marseille
Dalam pertandingan tersebut, tim asuhan Arne Slot menunjukkan efisiensi tinggi. Gol pertama lahir dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan cerdik oleh Dominik Szoboszlai.
Keunggulan Liverpool bertambah setelah kesalahan fatal kiper Marseille, Geronimo Rulli, berujung gol bunuh diri. Cody Gakpo kemudian memastikan kemenangan melalui gol di penghujung laga, menutup penampilan solid tim tamu.
Kemenangan ini terasa penting bagi Liverpool yang sebelumnya mengalami periode kurang meyakinkan di kompetisi domestik.
Empat pertandingan terakhir Premier League selalu berakhir imbang, memunculkan kritik terhadap ketajaman lini serang serta fleksibilitas taktik Slot. Namun, performa impresif di Liga Champions menjadi jawaban atas keraguan tersebut.
Adu Mulut Arne Slot vs Jamie Carragher

Menariknya, sorotan tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan, tetapi juga pada momen adu mulut Arne Slot vs Jamie Carragher.
Dalam sesi diskusi, legenda Liverpool Jamie Carragher melontarkan pertanyaan terkait pendekatan taktik Slot yang dinilai sering berubah. Carragher menyoroti bagaimana Liverpool bisa tampil dominan dengan susunan pemain yang berbeda-beda.
Slot menanggapi pertanyaan itu dengan nada santai namun menyimpan sindiran halus. Ia menyinggung kritik yang kerap berubah, dari tuntutan memperkuat pertahanan hingga keluhan bahwa permainan tim menjadi kurang menarik.
Respons tersebut memancing tawa di studio, termasuk dari Micah Richards dan Thierry Henry, sekaligus menunjukkan kepercayaan diri Slot terhadap keputusannya.
Pelatih asal Belanda itu kemudian menjelaskan bahwa variasi taktik bukan sekadar eksperimen. Menurutnya, perubahan dilakukan karena kondisi tim, cedera pemain, serta karakter lawan yang dihadapi.
Slot menilai penggunaan Mohamed Salah dan Hugo Ekitike di lini depan, didukung gelandang kuat di antarlini, membuat permainan Liverpool lebih seimbang.
Ia juga menekankan peran full back yang aktif menyerang serta kontribusi Alexis Mac Allister dan Ryan Gravenberch dalam membantu build-up dari belakang. Pendekatan tersebut dinilai mampu menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Dengan kemenangan ini, Liverpool tak hanya memperkuat posisi mereka di Liga Champions, tetapi juga mengirim pesan bahwa tim asuhan Arne Slot masih memiliki kapasitas besar untuk bersaing di level tertinggi, baik di Eropa maupun di Liga Inggris.
