SCORE.CO.ID – Chelsea terus bergerak aktif di bursa transfer Januari dengan menyiapkan langkah khusus demi dapatkan Jeremy Jacquet, bek muda milik Rennes yang tengah naik daun. Pemain berusia 20 tahun itu masuk dalam radar utama pelatih Liam Rosenior, yang ingin memperkuat sektor pertahanan The Blues untuk jangka panjang.
Namun, upaya ini tidak berjalan mudah karena Chelsea harus bersaing dengan sejumlah klub besar lain, termasuk Liverpool, yang juga memantau perkembangan Jacquet.
Dapatkan Jeremy Jacquet jadi PR Besar Chelsea
Penampilan konsisten Jacquet bersama Rennes di Ligue 1 membuatnya dianggap sebagai salah satu bek muda paling potensial di Prancis saat ini.
Chelsea dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dapatkan Jeremy Jacquet, sehingga fokus negosiasi kini tertuju pada pembicaraan antarklub.
Rennes mematok banderol sekitar 60 juta euro, sementara Chelsea mencoba menurunkan harga ke kisaran 50 juta euro agar transfer lebih realistis.
Chelsea menawarkan solusi alternatif untuk melunakkan sikap Rennes. Skema tersebut adalah merekrut Jacquet pada Januari, namun langsung meminjamkannya kembali ke Rennes hingga akhir musim.
Melalui cara ini, Rennes tetap dapat mengandalkan sang bek untuk mencapai target mereka, sementara Chelsea mengamankan aset masa depan lebih awal. Selain itu, Jacquet juga mendapat waktu adaptasi tambahan sebelum benar-benar hijrah ke Stamford Bridge.
Liam Rosenior Belum Beri Tanggapan

Meski spekulasi semakin berkembang, Liam Rosenior memilih bersikap hati-hati. Ia menolak berkomentar banyak mengenai rumor transfer pemain klub lain.
Rosenior menegaskan bahwa dirinya baru akan berbicara jika kesepakatan telah benar-benar tercapai, demi menjaga profesionalisme dan rasa hormat terhadap klub lain.
Di kubu Rennes, pelatih Habib Beye juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa Jacquet adalah sosok penting dalam skuadnya saat ini.
Menurut Beye, melepas Jacquet di tengah musim akan berdampak besar pada ambisi klub. Karena itu, Rennes berusaha keras menahan sang pemain setidaknya hingga akhir musim kompetisi.
Sebagai bagian dari strategi transfer, Chelsea juga melakukan penyesuaian internal. David Datro Fofana dipanggil kembali dari masa peminjaman untuk membuka slot loan tambahan.
Di saat bersamaan, Rosenior mulai menyiapkan opsi dari dalam tim dengan mengembalikan Axel Disasi ke sesi latihan skuad utama.
Rosenior menyebut bahwa semua pemain mendapat kesempatan yang sama. Ia mengakui Disasi memang sempat tertinggal secara kebugaran, namun optimistis sang bek bisa kembali bersaing setelah melalui proses latihan intensif.
Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan Chelsea dalam membangun lini belakang yang lebih solid, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun proyek jangka panjang klub.
