Indonesia di Piala AFF 2026 Alami Drawing Apes! Ketemu Musuh Bebuyutan yang Sulit Dikalahkan

Indonesia di Piala AFF 2026 Alami Drawing Apes! Ketemu Musuh Bebuyutan yang Sulit Dikalahkan
Indonesia di Piala AFF 2026 Alami Drawing Apes.

SCORE.CO.ID – Pasukan John Herdman ada di dalam posisi yang kurang menguntungkan, pasalnya berdasarkan pembagian pot, skuad Garuda secara mengejutkan terlempar ke Pot 3, sebuah situasi yang membuka lebar ancaman untuk tergabung dalam grup neraka!

Bagaimana Skenario Indonesia di Piala AFF 2026?

Setiap turnamen Asia Tenggara ini ingin dimulai, maka 5/6 bulan sebelumnya akan ada namanya “sistem drawing”, disinilah pembagian tim nasional berdasarkan dari kelompok pot 1,2 dan 3.

Penempatan ini bukanlah tanpa alasan. Ini adalah buah pahit dari performa yang kurang maksimal dalam dua edisi Piala AFF sebelumnya.

Penentuan pot didasarkan pada akumulasi hasil di Piala AFF 2022 dan 2024. Dalam dua edisi tersebut, Timnas Indonesia hanya mampu finis di peringkat keempat (2022) dan ketujuh (2024).

Puncaknya adalah saat skuad asuhan Shin Tae-yong secara tragis tersingkir di fase grup pada edisi 2024, sebuah hasil yang menggerus poin peringkat mereka secara signifikan.

Dengan hasil tersebut, tim Merah Putih harus rela berada di bawah para rivalnya.

Pot 1 dihuni oleh dua raja Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam yang secara bergantian menjadi juara dan runner-up dalam dua edisi terakhir. Pot 2 berisi oleh Malaysia dan Singapura yang memiliki rekor lebih konsisten.

Adapun Pot 3 Timnas Indonesia harus rela bersanding dengan Filipina. Disusul Kamboja Myanmar di Pot 5 dan terakhir ada Laos dan Brunei/Timor Leste.

Berada di Pot 3 berarti Timnas Indonesia dipastikan akan berhadapan dengan salah satu dari dua tim terkuat saat ini, Thailand atau Vietnam yang berasal dari Pot 1.

Drawing Indonesia di Piala AFF 2026 alami hal berat
Drawing Indonesia di Piala AFF 2026 alami hal berat

Tak hanya itu, ancaman juga datang dari Pot 2. Skenario terburuk bisa saja terjadi jika hasil undian mempertemukan kembali Indonesia dengan rival abadi, Malaysia dalam derbi yang selalu panas.

Baca Juga  Media China Bongkar Indonesia Dicurangi Korut di Piala Asia U17: Mereka Lakukan Pemalsuan Umur

Drawing Piala AFF 2026 ini akan dilangsungkan di Jakarta pada Kamis (15/1/2026) mendatang.

Apa Kata John Herdman?

Terkait dengan pembagian lawan di Piala AFF 2026, pelatih baru direkrut Januari ini mengatakan bahwa pertama kalinya ia harus melatih Indonesia untuk bermain di turnamen Asia.

“Turnamen di bulan Juli dan Agustus adalah sesuatu yang berbeda. Akan sulit untuk membawa pemain tier 1 dan 2, karena mereka punya komitmen kepada klubnya, dan itu di luar kalender FIFA. Jadi, itulah pentingnya memiliki kolam talenta yang luas. Dan, saya pikir turnamen di Agustus yaitu AFF jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia,” ujar Herdman.

Herdman menyebut AFF menjadi kesempatan untuk pemain yang tidak mendapat panggilan di FIFA Matchday Maret dan Juni mendatang.

“Lalu juga memberikan kesempatan kepada para pemain yang tidak mendapatkannya saat Maret atau Juni di kalender FIFA. Untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda, namun dengan skala yang jauh lebih besar,” tambah Herdman.

Sang pelatih Skuad Garuda itu juga menyamakan AFF dengan Gold Cup.

” Itu mirip dengan apa yang kami lakukan di CONCACAF dengan Gold Cup. Kita tidak punya akses untuk mendatangkan Alphonso Davies atau Jonathan David untuk turnamen itu. Anda harus menggunakan pemain lokal dan kolam yang jauh lebih besar. Dan, Anda bisa belajar dan melihat pemain di situasi itu,” tutup Herdman.

Baginya tetap fokus untuk menatap laga adalah bagian paling penting terutama ini jadi langkah pertama sebagai pelatih Timnas Indonesia. 

Tapi bagi penggemar, drawing Indonesia di Piala AFF 2026 hanya bisa berharap pada keberuntungan undian, sembari menanti bagaimana nakhoda baru John Herdman akan mempersiapkan tim untuk menghadapi tantangan berat yang sudah menanti di depan mata.

Baca Juga  Patrick Kluivert Konfirmasi Ole Romeny Absen Laga Perdana Kualifikasi Piala Dunia Ronde 4