Jamal Musiala Kembali Usai 7 Bulan Cedera Parah

Jamal Musiala Kembali Usai 7 Bulan Cedera Parah
Jamal Musiala Kembali Usai 7 Bulan Cedera Parah

SCORE.CO.ID – Kabar menggembirakan akhirnya datang untuk Bayern Munich dan para pendukungnya. Setelah menunggu cukup lama, Jamal Musiala kembali merumput bersama Die Roten usai menepi selama tujuh bulan akibat cedera serius. 

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengkonfirmasi bahwa gelandang serang andalan tersebut berada dalam kondisi yang semakin membaik. Musiala berpeluang tampil pada laga Bundesliga akhir pekan ini melawan RB Leipzig.

Jamal Musiala Kembali Setelah Cedera

Musiala sebelumnya mengalami cedera parah saat membela Bayern Munich di ajang Piala Dunia Antarklub melawan Paris Saint Germain pada musim panas lalu. 

Cedera itu memaksanya menjalani proses rehabilitasi panjang yang tidak hanya menguras fisik, tetapi juga mental. Selama masa absennya, pemain berusia 22 tahun tersebut hanya bisa menyaksikan perjuangan rekan-rekannya dari pinggir lapangan.

Kompany menjelaskan bahwa Musiala sudah mengikuti sesi latihan dengan baik dan tinggal menunggu hasil akhir dari latihan terakhir sebelum pertandingan. 

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Jamal Musiala kembali dan akan masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke Leipzig. Kembalinya sang pemain disebut menjadi dorongan besar bagi tim, terutama saat kompetisi memasuki fase krusial paruh kedua musim.

Pada pertemuan musim 2025/2026 ini, Bayern Munich mengalahkan RB Leipzig dengan skor telak 6-0, 23 Agustus 2025 lalu. Namun, Bayern tak akan meremehkan kekuatan tim lawan.

Kehilangan Besar Bagi Bayern

Pelatih Bayern, Vincent Kompany
Pelatih Bayern, Vincent Kompany

Absennya Musiala selama berbulan-bulan menjadi kehilangan besar bagi Bayern. Meski tetap mampu bersaing di papan atas Bundesliga, kreativitas dan daya dobrak tim terasa berkurang tanpa kehadiran pemain yang dikenal lincah dan piawai dalam menggiring bola tersebut. 

Baca Juga  Klasemen Liga Jerman Dominasi 3 Tim Heidenheim, Bayern dan Leipzig

Musiala selama ini menjadi salah satu sumber inspirasi serangan Bayern, sekaligus simbol keberhasilan pembinaan pemain muda klub.

Vincent Kompany juga menyoroti perjuangan psikologis yang harus dilalui Musiala selama masa pemulihan. Ia menggambarkan periode tersebut sebagai perjalanan keluar dari terowongan gelap. 

Menurut sang pelatih, Musiala kini akan kembali dengan energi positif yang menular kepada seluruh skuad. Kehadiran sang pemain di sesi latihan disebut membawa suasana baru dan meningkatkan semangat tim.

Tak Akan Dibebani Tanggung Jawab Besar

Meski demikian, Kompany meminta semua pihak untuk menahan ekspektasi berlebihan. Ia menegaskan bahwa Musiala tidak akan langsung dibebani tanggung jawab besar untuk menentukan hasil pertandingan. 

Proses integrasi akan dilakukan secara bertahap agar sang pemain bisa kembali ke performa terbaiknya tanpa risiko cedera ulang. Pendekatan serupa juga diterapkan kepada Alphonso Davies yang turut kembali setelah absen cukup lama.

Selain Musiala, Bayern Munich juga berpotensi diperkuat Joshua Kimmich dan Alphonso Davies pada laga kontra RB Leipzig. 

Kimmich diharapkan mampu memberikan stabilitas dan kepemimpinan di lini tengah, sementara Davies menawarkan kecepatan dan agresivitas dari sisi sayap. 

Namun, Kompany menegaskan bahwa kebugaran jangka panjang tetap menjadi prioritas utama. Momentum kembalinya para pemain kunci ini dinilai sangat tepat. 

Bayern saat ini memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan cukup nyaman atas para pesaingnya. Jadwal padat setelah jeda musim dingin membuat kedalaman skuad menjadi faktor penting. 

Dengan Musiala kembali tersedia, Bayern Munich berharap bisa menjaga konsistensi performa sekaligus memperkuat peluang mereka dalam perburuan gelar musim ini.

Kembalinya Jamal Musiala bukan hanya soal tambahan opsi di lapangan, tetapi juga simbol harapan baru bagi Bayern Munich. Setelah melewati masa sulit, sang permata siap menatap lembaran baru dan kembali memberi warna dalam permainan Die Roten.

Baca Juga  Rapor Pemain Chelsea Saat Laga vs Bayern Munchen, Palmer dan Sanchez Banjir Pujian