SCORE.CO.ID – Burnley dikabarkan mulai melirik peluang untuk mendatangkan gelandang senior West Ham United, James Ward Prowse, pada bursa transfer Januari. Klub berjuluk The Clarets tersebut tengah berjuang keluar dari zona degradasi Premier League.
Kehadiran pemain berpengalaman bisa menjadi solusi untuk memperbaiki performa tim pada paruh kedua musim.
James Ward Prowse jadi Target Incaran Burnley
James Ward Prowse masuk dalam daftar incaran Burnley sebagai salah satu opsi utama di lini tengah. Gelandang berusia 31 tahun itu dikenal memiliki fleksibilitas posisi serta kualitas bola mati yang sangat mumpuni.
Situasi Ward Prowse di West Ham saat ini memang tidak menguntungkan. Sejak Nuno Espirito Santo mengambil alih kursi pelatih, peran sang gelandang semakin terpinggirkan.
Bahkan, sejumlah laporan menyebutkan bahwa Ward Prowse tidak lagi masuk dalam rencana jangka pendek maupun panjang pelatih asal Portugal tersebut.
Ia juga dikabarkan sudah tidak dilibatkan dalam latihan tim utama, memperkuat spekulasi bahwa masa baktinya di London Stadium mendekati akhir.
Ward Prowse direkrut West Ham dari Southampton pada Agustus 2023 dengan banderol sekitar 30 juta Euro.
Transfer tersebut sempat disambut optimisme tinggi, mengingat kontribusi besarnya bersama Southampton selama hampir dua dekade, termasuk perannya sebagai kapten tim.
Namun, performanya bersama The Hammers tidak berkembang sesuai harapan, terlebih setelah perubahan di jajaran kepelatihan.
Statistik Ward Prowse

Pada musim 2025/2026, Ward Prowse hanya mencatatkan enam penampilan dengan total 506 menit bermain di semua kompetisi.
Sejak kedatangan Nuno Espirito Santo, ia praktis kehilangan tempat di tim utama dan tidak lagi mendapatkan kesempatan tampil secara reguler.
Kondisi inilah yang membuat peluang kepindahannya pada Januari semakin terbuka. Burnley disebut menjadi salah satu klub yang paling serius memantau perkembangan situasi tersebut.
Meski telah mendatangkan Florentino Luis dan Lesley Ugochukwu pada bursa transfer sebelumnya, manajer Scott Parker masih ingin menambah kualitas di lini tengah.
Pengalaman panjang Ward Prowse di Premier League diyakini bisa menjadi faktor pembeda dalam perjuangan Burnley bertahan di kasta tertinggi.
Selain kemampuannya dalam mengatur tempo permainan, ancaman Ward Prowse dari situasi bola mati juga menjadi nilai jual utama.
Burnley kerap kesulitan mencetak gol dari skema terbuka, sehingga kehadiran spesialis tendangan bebas bisa memberikan alternatif serangan yang krusial.
Meski begitu, transfer ini tidak sepenuhnya tanpa hambatan. West Ham belum tentu bersedia melepas Ward Prowse ke sesama klub Premier League, apalagi yang berada dalam persaingan papan bawah.
Aspek harga, skema transfer, serta kesiapan Burnley menanggung gaji sang pemain akan menjadi faktor penentu dalam negosiasi yang mungkin terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
