SCORE.CO.ID – Final Super Copa 2026 akan dimulai dinihari mendatang, Senin (12/1/2026) pukul 02.00 WIB. Pilihan Xabi Alonso di lini depan dan pertahanan semakin terbatas menjelang El Clásico, kenapa?
Real Madrid tengah mengkhawatirkan kondisi kebugaran tiga pemainnya: Rodrygo, Antonio Rüdiger, dan Raúl Asencio menjelang pertandingan melawan Barcelona malam ini.
Tim asuhan Xabi Alonso mengalahkan rival mereka, Atlético Madrid, dengan skor 2-1 pada Kamis malam untuk memastikan tempat di final El Clásico demi memperebutkan trofi besar pertama Spanyol di musim 2025-26.
Namun, kemenangan Los Blancos di Stadion Alinma Bank sedikit ternoda oleh masalah cedera baru.
Baik Rüdiger maupun Asencio terpaksa keluar lapangan pada menit ke-69. Pemain internasional Jerman itu diragukan tampil di semifinal karena ketidaknyamanan di lututnya.
Ia tampaknya mengalami cedera yang lebih parah di antara keduanya, dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan tingkat keparahan cederanya.
Sementara kabar dari Rodrygo dia menderita cedera lutut yang sangat parah, membuatnya jalan terpincang-pincang, hingga malam ini sangat sulit dirinya dimainkan.
Xabi Harus Putar Otak Disini
Karena tiga pemainnya cedera dadakan, Xabi Alonso harus berputar otak untuk segera mengganti mereka dengan pemain yang tersedia.
Menurut laman Coppe, masalah cedera Asencio jauh lebih ringan, dan Real Madrid optimistis bek tersebut akan siap bermain meski keadaannya terpaksa. Jika Rüdiger tidak dapat bergabung dengannya di lapangan, maka Dean Huijsen berpeluang melakukan penampilan pertamanya di tahun baru melawan lini serang Barcelona yang super power.
“Saya akan memastikan pemain yang tidak bisa tampil wajib digantikan segera mungkin. Hal ini lantaran kondisi kami mendesak. Jadi pemain yang siap tampil harus menunjukkan performanya disini”, terang Xabi Alonso dilaman yang sama.

Real Madrid di Final Super Copa 2026: Bisa Saja Jadi Runner Up
Bila Rudiger tak bisa dimainkan kemungkinan Dean Huijsen akan jadi pemain inti. Kemudian Rodrygo yang akan digantikan Brahim Dias, dan Asenscio yang harus dipaksakan bermain meski kondisinya hanya 50%.
Menurunkan lini pertahanan darurat seperti itu melawan pemain-pemain seperti Raphinha, Lamine Yamal, dan Ferran Torres bisa menjadi bencana bagi Real Madrid.
Kabar buruk dari staf medis Los Blancos dalam beberapa hari mendatang bisa menjadi perbedaan antara meraih kejayaan di Piala Super Spanyol atau hanya menjadi juara kedua.
Artinya Xabi Alonso memiliki pilihan, tetap memaksakan pemain yang cedera untuk dimainkan, atau menggunakan pemain lain untuk terhindar dari peringkat kedua?
