SCORE.CO.ID – Rentetan kemenangan Barcelona akhirnya terhenti di markas Real Sociedad. Pada laga pekan ke-20 La Liga musim 2025/2026 yang berlangsung di Reale Arena. Blaugrana tumbang harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2. Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi Barcelona yang sebelumnya tengah berada dalam performa terbaiknya.
Blaugrana Tumbang, Padahal Tampil Dominan Sejak Awal
Blaugrana tumbang ketika menghadapi Real Sociedad setelah tiga gol mereka dianulir. Selain itu, empat peluang alih-alih berbuah gol, ternyata hanya menghajar tiang dan mistar gawang.
Barcelona tak berhasil memperlebar jarak dengan Real Sociedad dan dipaksa menelan kekalahan 2-1 dalam lanjutan La Liga Spanyol.
Barcelona sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Anak asuh Xavi Hernandez menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola tinggi serta sirkulasi cepat di lini tengah.
Kombinasi Pedri, Frenkie de Jong, dan Dani Olmo beberapa kali mampu menembus pertahanan Sociedad. Namun, dominasi tersebut tak kunjung berbuah gol.
Sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan. Pedri dan Olmo mendapatkan kesempatan bersih di depan gawang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat keunggulan tak tercipta.
Situasi semakin membuat frustasi kubu Barcelona setelah dua gol mereka dianulir oleh VAR, salah satunya akibat posisi offside yang sangat tipis.
Real Sociedad Tampil Efektif di Babak Kedua

Di tengah tekanan bertubi-tubi, Real Sociedad justru tampil efektif. Mengandalkan serangan balik cepat, tim tuan rumah berhasil mencuri gol pada menit ke-32.
Mikel Oyarzabal memanfaatkan kelengahan lini belakang Barcelona dan melepaskan penyelesaian tenang yang gagal diantisipasi kiper. Gol tersebut membuat Sociedad unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Marcus Rashford, yang dimainkan lebih agresif, menjadi salah satu motor serangan utama.
Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70 ketika Rashford sukses menyamakan kedudukan melalui sepakan terukur yang tak mampu dihentikan kiper Alex Remiro.
Gol tersebut sempat mengangkat mental Barcelona dan mengubah momentum pertandingan. Namun, kegembiraan itu tak bertahan lama.
Hanya berselang satu menit, Real Sociedad kembali unggul. Goncalo Guedes mencetak gol cepat yang memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Barcelona, membuat publik Reale Arena kembali bergemuruh.
Setelah kembali tertinggal, Barcelona tampak kehilangan kendali permainan. Beberapa kesalahan elementer terjadi di lini tengah dan pertahanan, memberi Sociedad ruang untuk mengembangkan permainan.
Bahkan, tuan rumah hampir menambah gol ketiga di penghujung laga melalui serangan balik berbahaya. Peluang Barcelona untuk menyamakan kedudukan sempat terbuka ketika Carlos Soler diganjar kartu merah pada menit ke-88.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain di sisa waktu pertandingan, Blaugrana mencoba menekan habis-habisan. Sayangnya, upaya tersebut tak membuahkan hasil hingga peluit akhir dibunyikan.
Kekalahan ini menghentikan sembilan kemenangan beruntun Barcelona di La Liga serta 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Meski demikian, Barcelona masih bertahan di puncak klasemen, meski kini keunggulan mereka atas pesaing terdekat hanya tersisa satu poin.
Hasil di Reale Arena kembali menegaskan bahwa efektivitas menjadi faktor pembeda dalam pertandingan besar. Barcelona tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, tetapi Real Sociedad mampu memaksimalkan momen dengan lebih baik.
Musim masih panjang, namun laga ini menjadi pengingat bahwa konsistensi dan ketenangan di momen krusial akan sangat menentukan perjalanan Blaugrana dalam perburuan gelar La Liga musim ini.
