SCORE.CO.ID – Masa bursa transfer Januari 2026 membuka kesempatan bagi tim mencari pemain yang sudah lama dibidik. Beberapa tim membutuhkan penguat di berbagai lini, lalu bagaimana nasib Andy Robertson. Sebab, masa kontrak akan segera habis di Liverpool.
Analisa Nasib Andy Robertson di Liverpool
Nasib Andy Robertson bersama Liverpool kini berada dalam situasi yang belum sepenuhnya jelas. Bek kiri asal Skotlandia itu mengakui bahwa dirinya belum bisa memastikan apakah akan tetap bertahan di Anfield setelah kontraknya berakhir pada musim panas 2026.
Hingga pertengahan Januari 2026, belum ada keputusan final terkait kelanjutan karirnya bersama The Reds. Robertson merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam era modern Liverpool.
Sejak didatangkan dari Hull City pada 2017 dengan nilai transfer yang relatif murah, ia berkembang menjadi bek kiri kelas dunia dan hampir selalu menjadi pilihan utama.
Di bawah arahan Jurgen Klopp, Robertson memainkan peran vital dalam perjalanan Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Inggris dan Liga Champions.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dari solidnya pertahanan, tetapi juga dari agresivitasnya membantu serangan lewat sisi kiri.
Perannya sebenarnya belum sepenuhnya memudar. Pada musim lalu, Robertson masih menjadi bagian penting dari skuad Liverpool yang sukses menjuarai Liga Inggris bersama pelatih baru, Arne Slot.
Namun, situasi berubah cukup signifikan pada musim 2025/2026. Kedatangan Milos Kerkez dari AFC Bournemouth dengan banderol sekitar 40 juta poundsterling membuat persaingan di posisi bek kiri semakin ketat.
Kerkez lebih sering dipercaya tampil sejak awal di ajang liga, sementara menit bermain Robertson pun mengalami penurunan.
Pembicaraan dengan Klub Belum Menghasilkan Keputusan Final

Dalam sebuah wawancara, Robertson mengakui bahwa dirinya dan pihak klub sudah melakukan pembicaraan mengenai masa depan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa diskusi tersebut bersifat pribadi dan belum menghasilkan keputusan konkret.
Menurutnya, saat ini semua kemungkinan masih terbuka, baik bertahan di Liverpool maupun mencari tantangan baru di klub lain.
Pemain berusia 31 tahun itu secara terbuka menyatakan keinginannya untuk tetap berseragam Liverpool. Namun, ia juga menyadari bahwa situasi kontrak yang hanya tersisa beberapa bulan membuat keputusan tersebut tidak mudah.
Robertson menegaskan bahwa dirinya akan melibatkan keluarga dalam menentukan langkah terbaik untuk masa depannya, mengingat fase kariernya kini sudah memasuki tahap matang.
Di tengah ketidakpastian itu, Robertson memilih untuk tetap fokus menikmati perannya sebagai pemain Liverpool. Apalagi, target pribadinya bersama Timnas Skotlandia telah tercapai setelah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pencapaian tersebut memberinya ketenangan tersendiri dalam menjalani sisa musim bersama klub. Selama lebih dari delapan setengah tahun membela Liverpool, Robertson telah mencatatkan lebih dari 350 penampilan dan membangun hubungan yang sangat baik dengan manajemen klub.
Ia merasa selalu diperlakukan secara profesional dan adil, terutama dalam hal kontrak dan kepercayaan ketika performanya berada di level terbaik. Meski begitu, Robertson juga menegaskan bahwa dirinya adalah tipe pemain yang selalu ingin berada di lapangan.
Berkurangnya kesempatan bermain musim ini menjadi tantangan tersendiri baginya. Robertson mengakui bahwa sebagai pesepak bola, keinginan untuk terus bermain tidak pernah hilang.
Ia menutup pernyataannya dengan sikap realistis, menerima situasi yang ada, dan menyerahkan keputusan akhir pada proses yang akan berjalan dalam beberapa bulan ke depan.
Kontrak yang segera berakhir dan persaingan yang kian ketat, masa depan Andy Robertson di Liverpool pun menjadi salah satu topik menarik menjelang akhir musim.
