SCORE.CO.ID – El Real memutuskan Xabi Alonso sebagai pelatih utama tim kurang lebih dari delapan bulan, pengumuman itu datang kurang dari 24 jam setelah Los Blancos kalah tipis 2-3 atas Barcelona pada final Super Copa 2026, Senin dinihari (12/1/2026) di Jeddah, Arab Saudi.
Dilansir dari laman resmi klub, Real Madrid menuliskan perpisahannya dengan Xabi Alonso: ““Real Madrid CF mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, ia telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” demikian bunyi pernyataan tersebut, Selasa (13/1/2026).
Mantan bos Bayer Leverkusen itu membawa tim barunya memulai musim dengan hampir sempurna setelah Piala Dunia Antarklub, mencatatkan 13 kemenangan dalam 14 pertandingan pembuka musim. Tapi apa sebabnya ia bahkan dipecat? Dan siapa penggantinya?
JurnalisT Sebut Penyebab Xabi Alonso di Pecat Karena Keegoisan Klub
Alonso tiba Mei 2025 lalu dengan ekspektasi tinggi sebagai pengganti Carlo Ancelotti dan tekanan meningkat karena tim kesulitan bermain bagus di bawah kepemimpinannya. Ia berselisih dengan pemain seperti Vinícius Júnior dan laporan media yang tersebar luas mengatakan bahwa ia kehilangan kendali atas ruang ganti.
Vinícius, dan beberapa pemain lainnya, lebih dari sekali mengeluh karena diganti oleh pelatih selama pertandingan. Beberapa pemain secara terbuka mendukung pelatih akhir tahun lalu, tetapi situasinya tampaknya tidak banyak membaik.
Bahkan ketika semua pemain mengucapkan perpisahan pada Alonso, hanya Vinicius Junior yang tidak memberikan ungkapan itu.

Pakar sepakbola kami @JurnalisT melihat bahwa klub pun seperti egois dengan kehadirannya, malah memilih Vinicius tanpa memberikan Alonso – Vini untuk berdamai secara terang-terangan.
Ditambah setiap dia memberikan rekomendasi pemain bagus untuk direkrut, Real Madrid seakan tak mau dengar.
“Saya melihat beberapa kabar transfer bahwa Xabi Alonso ingin merekrut Martin Zubimendi di Januari 2026 ini, Real Madrid memutuskan untuk tidak mendukung manajer tersebut, dan pada saat mereka menjajaki kemungkinan kepindahan, pintu sudah tertutup”, tulis keterangan JurnalisT.
Melihat hal kecil itu saja, seorang legenda terbaik di era 2000-an mengungkapkan rasa frustrasinya kepada staf bahkan Florentino Perez.
Lambat laun, ide-ide awalnya mulai tidak di dukung dan bahkan keyakinannya pada tekanan tinggi pun memudar karena sistem tersebut gagal berfungsi tanpa profil yang tepat di lini tengah.
Jadi, Siapa Pengganti Xabi Alonso di Real Madrid?
Real Madrid berhasil meraih lima kemenangan beruntun setelah rentetan hasil buruk, tetapi kekalahan di El Clásico menodai kemajuan baru-baru ini, memaksa klub untuk mengambil keputusan besar yaitu memecat Alonso dari posisinya. Keegoisan klub berimbas harus mencari pengganti pelatih berusia 44 tahun ini secepatnya.
Hanya beberapa menit setelah mengkonfirmasi kepergian mendadak Alonso, Real Madrid mengkonfirmasi bahwa mantan pemain Álvaro Arbeloa akan langsung mengambil alih. Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya bertanggung jawab atas Real Madrid Castilla dan sekarang, seperti halnya Zinedine Zidane, ditugaskan untuk memimpin tim utama keluar dari keterpurukan.
“Real Madrid CF mengumumkan bahwa Álvaro Arbeloa adalah pelatih baru tim utama,” demikian konfirmasi klub dalam pernyataan resmi mereka, Selasa (13/1/2026).
Pertandingan pertama Arbeloa sebagai pelatih akan berlangsung pada hari Rabu, di babak 16 besar Copa del Rey melawan tim divisi dua Albacete. Tapi melihat jika diperlakukan sama seperti Alonso, kemungkinan besar hasilnya akan tetap zonk. Kita lihat saja nanti!
