Rumor Bruno Tinggalkan MU Makin Santer, Titik Puncak Kekacauan di Old Trafford

Rumor Bruno Tinggalkan MU Makin Santer, Titik Puncak Kekacauan di Old Trafford
Rumor Bruno Tinggalkan MU Makin Santer, Titik Puncak Kekacauan di Old Trafford

SCORE.CO.ID – Masa depan Bruno Fernandes bersama Manchester United kembali menjadi sorotan besar. Gelandang asal Portugal yang juga menjabat sebagai kapten tim itu dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk mencari tantangan baru di akhir musim. Rumor Bruno tinggalkan MU kian santer beredar menjadi titik puncak kekacauan di Old Trafford.

Rumor Bruno Tinggalkan MU Kencang Berhembus

Di tengah performa klub yang belum stabil dan berbagai gejolak internal, sejumlah pemain di ruang ganti diyakini merasa bahwa Fernandes sudah mencapai titik lelah bersama Setan Merah.

Menurut laporan dari Inggris, suasana di internal tim menggambarkan adanya kelelahan emosional yang dirasakan Fernandes. Ia dinilai telah terlalu lama memikul tanggung jawab besar di klub yang terus mengalami ketidakpastian. 

Rumor Bruno tinggalkan MU semakin kuat karena setahun sebelumnya, Manchester United sempat membuka peluang menjualnya ke Liga Pro Saudi, sesuatu yang disebut-sebut meninggalkan luka tersendiri bagi sang pemain. 

Bagi Fernandes, yang dikenal sangat loyal dan profesional, sikap klub tersebut dianggap sebagai sinyal kurangnya kepercayaan.

Pernyataan Fernandes pada awal musim lalu kini kembali menjadi bahan pembicaraan. Saat itu, ia secara jujur mengakui perasaannya terluka karena merasa klub tidak benar-benar berjuang untuk mempertahankannya. 

Ia bahkan mengatakan bahwa pihak manajemen seolah tidak keberatan jika dirinya pergi, meskipun pelatih Ruben Amorim saat itu ingin ia tetap menjadi bagian penting tim. 

Kalimat-kalimat tersebut kini terasa relevan, terutama setelah Amorim resmi meninggalkan Old Trafford.

Apakah Ada Hubungannya dengan Kepergian Amorim?

Masa depan Bruno Fernandes di MU
Masa depan Bruno Fernandes di MU

Kepergian Amorim, yang diyakini menjadi salah satu pendukung terbesar Fernandes di dalam klub, disebut memperburuk rasa tidak aman sang kapten terhadap arah dan visi Manchester United di bawah kepemilikan baru. 

Baca Juga  Perkiraan Susunan Pemain MU vs Leicester City di Piala FA: Debut Dorgu?

Tanpa figur manajer yang sepenuhnya percaya dan melindunginya, Fernandes dikabarkan semakin mempertanyakan masa depannya. Ia bukan hanya memikirkan soal kontrak, tetapi juga tentang proyek jangka panjang dan peluang untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Dalam berbagai situasi sulit, Fernandes hampir selalu menjadi pemain paling menonjol dan konsisten. Namun, kekecewaan terhadap arah klub dan perubahan besar dalam struktur kepemilikan dianggap membuatnya merasa tidak lagi dihargai sepenuhnya.

Meski namanya sering dikaitkan dengan klub-klub kaya dari Timur Tengah, Fernandes disebut bukan tipe pemain yang hanya mengejar uang. Ia lebih mengutamakan persaingan, ambisi, dan tantangan di level tertinggi sepak bola. 

Satu hal yang hampir disepakati semua pihak adalah dedikasi Fernandes tidak pernah diragukan. Ia menjadi simbol perjuangan Manchester United di tengah periode penuh ketidakpastian.