SCORE.CO.ID – Nama Teja Paku Alam tentu sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Pemain asal Painan, Sumatera Barat dengan posisi sebagai kiper ini tampil memukau menjaga pertahanan Persib Bandung. Namun, tak banyak yang tahu Teja Paku Alam agama apa dan perjalanan karirnya.
Teja Paku Alam Agama Apa?
Teja Paku Alam dikenal sebagai salah satu penjaga gawang berbakat di sepak bola Indonesia. Pemain yang berposisi sebagai kiper ini lahir di Painan, Sumatera Barat, pada 14 September 1994.
Memasuki usia 28 tahun, Teja telah menorehkan perjalanan karier yang cukup panjang dan konsisten di level klub profesional Tanah Air.
Tak sedikit pula yang penasaran dengan agama yang dianut Teja Paku Alam. Perhatian besar publik ini menunjukkan betapa satu momen di lapangan dapat berdampak luas, tidak hanya pada hasil pertandingan, tetapi juga pada sorotan terhadap kehidupan pribadi seorang pesepak bola profesional.
Teja Paku Alam agama Islam mengawali langkah karir sepak bolanya dimulai saat ia bergabung dengan Deportivo Indonesia pada periode 2011 hingga 2012.
Dari sana, kemampuan Teja mulai terasah hingga akhirnya menarik perhatian Sriwijaya FC. Pada tahun 2012, ia resmi bergabung dengan tim junior Sriwijaya FC dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Satu tahun kemudian, Teja Paku Alam mendapat kepercayaan untuk naik ke skuad utama Sriwijaya FC. Selama kurang lebih enam musim, ia menjadi bagian penting tim asal Palembang tersebut dan memperoleh banyak pengalaman berharga sebagai penjaga gawang utama.
Setelah masa baktinya di Sriwijaya berakhir, Teja memilih melanjutkan karier ke klub dari daerah kelahirannya, Semen Padang, yang berbasis di Sumatera Barat.
Petualangan Teja di Semen Padang berlangsung selama satu musim sebelum akhirnya ia direkrut oleh Persib Bandung. Sejak bergabung dengan Maung Bandung, Teja Paku Alam terus menunjukkan performa yang stabil dan dipercaya menjadi kiper utama.
Di bawah arahan pelatih Robert Rene Alberts, ia kerap menjadi pilihan pertama di bawah mistar gawang Persib. Di luar lapangan, Teja Paku Alam menjalani kehidupan keluarga yang harmonis.
Ia telah menikah dengan Putri Umepal dan dikaruniai seorang anak perempuan bernama Shaletta Ainsley Pakualam. Dengan pengalaman dan dedikasinya, Teja tetap menjadi salah satu kiper yang diperhitungkan di kompetisi sepak bola nasional.
Kontroversi Teja Paku Alam

Kiper andalan Persib Bandung tak pernah hilang dari sorotan setelah melakukan kesalahan fatal yang berujung kartu merah dan kekalahan timnya.
Momen kontroversial tersebut terjadi saat Persib bertandang ke Stadion Demang Lehman, Martapura, markas Barito Putera, pada Senin, 27 Februari 2023 lalu.
Dalam laga tersebut, Maung Bandung harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-1. Kekalahan itu tidak lepas dari insiden yang melibatkan Teja Paku Alam.
Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, bahkan menyebut kartu merah yang diterima sang kiper sebagai salah satu faktor penting keberhasilan timnya meraih tiga poin.
Akibat bermain dengan 10 orang sejak babak pertama, Persib Bandung berada dalam posisi sulit. Barito Putera mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga akhirnya memastikan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Pasca pertandingan, nama Teja Paku Alam ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet tidak hanya menyoroti blunder kontroversialnya, tetapi juga mulai mencari tahu lebih jauh tentang profil pribadi sang penjaga gawang. Tak pelak dirinya menjadi sorotan setelah insiden yang sempat membuat gempar.
