SCORE.CO.ID – Pelatih pengganti Alvaro Arbeloa bertanya-tanya mengenai masa depannya di Santiago Bernabeu. Saat diwawancarai oleh awak media luar negeri, ia mengaku bahwa siap kapanpun jika Florentino Perez memperpanjang kontraknya. “Saya bisa memberitahu Anda bahwa saya sudah berada di sini selama 20 tahun dan saya akan tetap di sini selama Madrid menginginkan saya”.
Tapi keinginan hanya keinginan. Florentino Peres tetap ingin targetkan klubnya bisa berprestasi baik di Liga Domestik maupun kasta Internasional.
Menurut kabar dari MARCA, kontrak Arbeloa di Real Madrid bukanlah tindakan selamanya. Publikasi Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa pria berusia 42 tahun itu telah menandatangani kontrak hingga setelah musim ini, meskipun performanya akan dievaluasi di akhir masa kontrak oleh para pengambil keputusan di Madrid, termasuk Perez.
Kekalahan Laga Debutnya Juga Akan Jadi Evaluasi
Pertama, Perez akan melihat pertandingan demi pertandingan. Termasuk di laga debutnya pada Kamis (15/1/2026) kemarin.
Berdasarkan hasil debut Arbeloa di bangku pelatih, ia mungkin akan kesulitan untuk bertahan lebih dari musim ini atau bahkan hingga akhir musim.
Saat itu, Real Madrid menderita kekalahan mengejutkan 3-2 di menit-menit terakhir babak 16 besar Copa del Rey di tangan Albacete yang bermain di divisi kedua, dan gagal unggul di sepanjang pertandingan.
Ini jadi evaluasi pertama yang akan dipertimbangkan oleh Perez saat nanti perpanjang kontraknya.
Apalagi Arbeloa kerap menurunkan tim eksperimental dengan Gonzalo Garcia yang dimainkan dalam skuad inti, tetapi tetap ada sejumlah bintang di dalam sebelas pemain tersebut.
Vinicius Junior, Federico Valverde, dan Dean Huijsen termasuk di antara mereka yang berada di tim muda, sementara Eduardo Camavinga, Dani Carvajal, dan David Alaba semuanya dimainkan dari bangku cadangan.
Tak Berprestasi Langsung di Kick Out!
Tak ada klub tanpa target, termasuk Real Madrid. Kontrak Arbeloa dapat diakhiri jika ia gagal memenuhi “target yang telah ditetapkan”, tetapi sifat kesepakatannya menggarisbawahi “komitmen klub” kepada pemain Spanyol tersebut.
Perez tetap ingin Arbeloa memberikan hasil terbaiknya. Karena Manajemen klub tetap percaya bahwa Arbeloa telah menunjukkan rasa tanggung jawab dengan perilakunya ini dan akan diberi kesempatan lain untuk membuktikan dirinya di pertandingan berikutnya.
Tapi diluar dari pujian itu, setiap pelatih yang tak mampu memberikan kontribusi terbaik bagi klub yang dilatihnya biasanya menunggu 4-7 laga, apalagi mantan bek sayap Madrid itu hanya pelatih pengganti.
Dan sekarang pertanyaannya, apakah Arbeloa akan bernasib sama dengan Alonso, jika tak berprestasi di keluarkan?
