SCORE.CO.ID – Usai derby panas antara Persib vs Perisija, Thom Haye dihujat netizen. Tak hanya dia, bintang Macan Kemayoran, Allano Lima juga turut sasaran bahkan hingga ujaran berbau rasisme. Pertandingan Persib vs Persija berlangsung dengan tensi tinggi dna menyisakan drama. Para pemain dan ofisial terlihat ribut satu sama lain.
Laga Panas Berbuntut Thom Haye Dihujat Netizen
Tensi tinggi sepanjang laga antara Persib Bandung vs Persija Jakarta membuat dua pemain menjadi bulan-bulanan netizen. Keributan tersebut berujung pahit untuk Thom Haye dan Allano Lima oleh para pendukung Persib dan Persija.
Tidak hanya sebatas hujatan, Thom Haye pun mendapatkan sejumlah teror dan ancaman pembunuhan. Hal ini tentunya menjadi keresahan tersendiri. Kejadian ini disampaikan Thom Haye melalui Instagram Stories pada Minggu malam setelah pertandingan.
“Kami memenangkan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami dan Bobotoh. Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi. Gairah dan Suasananya istimewa,” papar Thom Haye
Padahal, Haye mengaku bangga bisa memenangkan derby hari ini, terlebih lagi mendapatkan dukungan dari Bobotoh. Ia percaya bahwa persepakbolaan Indonesia memiliki potensi untuk lebih maju. Selain itu, gairah dan suasana yang istimewa menjadi ciri khasnya.
Haye mengaku mendapatkan banyak sekali pelajaran sebagai seorang profesional, namun ia meminta orang-orang berhenti mengirim harapan kematian dan pesan mengerikan untuknya dan keluarga.
Menurutnya, sepak bola seharusnya tidak sampai meneror dan mengancam. Semuanya harus memiliki batasan jelas antara kehidupan di lapangan dan di luar lapangan. Ia dengan tegas berharap hal ini tak terulang lagi kedepannya.
Kolom komentar Allano di Instagram juga tak luput dari serangan netizen. Mereka banyak yang mengejek bahkan mengandung rasisme.
Pelaku Teror akan Dilaporkan

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, bereaksi keras terhadap kabar adanya teror dan ancaman yang dialamatkan kepada gelandang Persib, Thom Haye, beserta keluarganya.
Insiden Thom Haye dihujat netizen disertai ancaman mencuat setelah laga panas melawan Persija Jakarta di ajang BRI Super League 2025/2026 dan langsung memicu keprihatinan luas dari berbagai pihak.
Umuh menegaskan bahwa sepak bola harus tetap berada dalam koridor sportivitas. Menurutnya, rivalitas di atas lapangan tidak boleh berubah menjadi ancaman yang mengarah pada tindak kriminal.
Ia menilai tindakan mengintimidasi pemain dan keluarga adalah hal yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. Manajer Persib itu juga memastikan klub tidak akan tinggal diam.
Pihaknya sudah mulai menelusuri pelaku teror dan akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Umuh menyebut bahwa ancaman semacam ini jelas melanggar hukum dan harus diproses agar memberi efek jera.
Di sisi lain, Umuh turut menenangkan Thom Haye agar tetap fokus dan tidak larut dalam tekanan. Ia menegaskan bahwa Persib sudah berupaya menjaga situasi pertandingan tetap kondusif, sehingga sangat disayangkan munculnya ancaman setelah laga berakhir.
Lebih lanjut, Umuh mengungkapkan bahwa bukti-bukti berupa nomor dan kode pengirim ancaman sudah dikantongi, sehingga aparat diyakini bisa melacak pelakunya dengan mudah.
Ia pun menyatakan siap bertanggung jawab penuh hingga kasus ini ditangani secara tuntas. Kasus pengancaman dan teror ini menjadi pengingat bahwa fanatisme berlebihan tidak boleh merusak nilai fair play.
Persib berharap langkah hukum yang diambil dapat melindungi pemain dan menjaga iklim kompetisi BRI Super League tetap aman serta bermartabat.
